Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2025

MENGANALISIS JURNAL MENGGUNAKAN TEKNIK PICO

        Konsep PICO diperkenalkan pada tahun 1995 oleh Richardson et al. untuk memecah pertanyaan klinis menjadi kata kunci yang dapat dicari. Kerangka kerja PICO dan variasinya dikembangkan untuk menjawab pertanyaan terkait kesehatan. PICO adalah rumus mnemonik yang awalnya dikembangkan untuk membantu peneliti menyusun pertanyaan penelitian saat merancang sebuah studi. 

– info@csap-uk.net (Critical Appraisal Skills Programme/website)

 

Element

Pertanyaan Penelitian

P

Population / Patient / Problem

Populasi atau kelompok pasien manakah yang ditangani oleh para peneliti? Hal ini juga dapat merujuk pada masalah yang sedang diselidiki.

I

Intervention

Intervensi apa yang diterima kelompok intervensi?

C

Comparison / Control

Apakah ada kelompok kontrol, dan jika ada, intervensi apa yang diterima kelompok kontrol?

O

Outcome 

Hasil apa yang diukur dan bagaimana?


Manfaat kerangka kerja PICO 

        Kerangka kerja PICO merupakan model yang paling banyak digunakan untuk menyusun pertanyaan klinis karena mencakup setiap elemen kunci yang dibutuhkan untuk pertanyaan yang terfokus. Kerangka kerja ini dapat membantu Anda menyusun pertanyaan yang berfokus pada isu terpenting bagi pasien, masalah, atau populasi. Kerangka kerja ini membantu mengidentifikasi istilah kunci yang akan digunakan dalam pencarian bukti dan memilih hasil yang berhubungan langsung dengan situasi. 

Kekurangan kerangka kerja PICO 

        PICO sebagian besar berfokus pada pertanyaan klinis intervensi (atau terapi). PICO mungkin kurang cocok untuk jenis pertanyaan lain (seperti penelitian kualitatif) karena tidak memperhitungkan beberapa kerumitan seperti mempertimbangkan kelayakan, konteks, dan penerimaan sosial budaya. 

Cara menggunakan kerangka PICO untuk penilaian kritis 

        PICO dapat berguna dalam penilaian kritis untuk membantu mengidentifikasi apakah penyelidik atau peneliti yang melakukan Uji Coba Terkendali Acak/ conducting a Randomised Controlled Trial (RCT) telah memahami dengan jelas elemen dasar Hipotesis Penelitian atau Pertanyaan Penelitian.

Tata Cara Mudah Membuat Essay

Essay adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah tertentu melalui sudut pandang penulis. Essay bersifat subjektif dan mengandung fakta serta opini dari penulis. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan esai sebagai sebuah tulisan prosa yang memberikan pandangan singkat tentang suatu isu dari perspektif pribadi penulis. Secara garis besar, esai menyampaikan informasi, gagasan, argumen, serta ekspresi emosi penulis tentang subjek tertentu. Essay biasanya ditulis dalam bentuk prosa, yang artinya menggunakan bahasa sehari-hari. Dalam menulis esai, penulis dapat dengan bebas mengungkapkan pendapat, pandangan, pikiran, dan penilaian dari penulis itu sendiri sehingga setiap karya Essay memiliki ciri khasnya masing-masing atau memiliki Identity dari penulis.

Beberapa langkah dalam pembuatan Essay:

1. Tentukan Tema/Topik: Lakukan riset dan kumpulkan data terkait Tema/Topik tersebut.

2. Susunlah bagian-bagian Essay yang akan disampaikan yang terdiri dari 

  • Pendahuluan: Penulis memberi pengantar atau gambaran kepada pembaca terkait topik yang akan dibahas, sebaiknya dibuat sesingkat mungkin namun menarik dan tetap jelas
  • Isi: Penulis menuliskan argumen-argumennya yang disertai dengan bukti/data yang relevan dengan sub-topik yang dibahas. Bagian isi ini lebih membahas solusi pemecahan masalah dari yang telah dikemukakan di bagian pendahuluan
  • Penutup: Penulis memberi kesimpulan dari keseluruhan essay

3. Melakukan penyuntingan atau koreksi kembali setelah membuat essay

4. Mencantumkan sumber dari data yang digunakan


Berikut adalah Contoh Essay yang saya buat sendiri...

* Lampiran Essay dibawah ini pernah saya lombakan sewaktu event "Sebelas Maret Education Fair (SEF) 2015" dengan Tema "Optimalisasi Peran Pemuda dalam Menyiapkan Generasi Unggul dan Berkarakter" 

Judul Essay: “Kolaborasi Pemuda Dan Peran Pendidikan Dalam Mengahadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015” 

        ASEAN merupakan kekuatan ekonomi ketiga terbesar setelah Jepang dan Tiongkok, di mana terdiri dari 10 Negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Dengan mengusung “Satu Visi – Satu Identitas – Satu Komunitas” yang menjadi tujuan dan komitmen bersama yang hendak diwujudkan oleh ASEAN tahun 2020 nanti. Tetapi mungkinkah cita-cita ini dapat diwujudkan oleh anggota negara-negara ASEAN dalam kurun waktu yang kurang dari satu dasawarsa lagi?. Maka hal inilah yang menjadi pertanyaan besar seluruh negara yang menjadi anggota ASEAN.

        Pada Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia para pemimpin ASEAN mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang melahirkan sebuah kesepakatantan. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan daya saing ASEAN sebagai sebuah pasar tunggal dan kesatuan basis produksi dimana terjadi arus bebas (free flow) : barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal serta bisa menyaingi Jepang dan Tiongkok untuk menarik investasi asing yang dibentuk dalam suatu komunitas yang disebut Masyarakat Ekonomi Asean / Asean Economic Community (MEA) yang akan diterapkan akhir 2015 nanti (Tambunan, 2013). 

        Sebagai salah satu anggota negara ASEAN, Indonesia dihadapkan pada peluang, tantangan, dan risiko dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini. Salah satu tantangan yang harus dihadapi indonesia adalah tantangan pasar tenaga kerja yang antara lain Kompetensi tenaga kerja yang masih rendah, Produktivitas tenaga kerja yang juga rendah, Tingkat pengangguran yang semakin tinggi yakni sekitar 7,4 juta orang dan penyebaran tenaga kerja yang tidak merata.

Sumber : Kuntadi, 2015

       Ini merupakan tantangan terbesar yang harus segera diatasi untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) nanti. Jika diperhatikan kembali hal-hal diatas dikarenakan oleh Sumber Daya Manusia yang tidak berkualitas. Untuk itu pemerintah dituntut untuk segera mempersiapkan langkah & strategi menghadapi ancaman “Masyarakat Ekonomi Asean” dengan menyusun dan menata kembali kebijakan-kebijakan nasional yang diarahkan agar dapat lebih mendorong dan meningkatkan daya saing (competitiveness) sumber daya manusia dan industri di Indonesia. Taraf daya saing nasional ini perlu segera ditingkatkan mengingat bahwa berdasarkan Indeks Daya Saing Global 2010, tingkat daya saing Indonesia hanya berada pada posisi 75 atau jauh tertinggal dibanding Vietnam (posisi 53) yang baru merdeka dan baru bergabung ke dalam ASEAN (Academia.edu/Langkah & Persiapan Menghadapi Era Pasar Bebas Asean, 2015). 

        Hal yang paling mendasar yang perlu diperhatikan adalah penyebab utama mengapa Sumber Daya Manusia di Indonesia masih belum mampu bersaing secara global. Salah satu penyebabnya adalah peran dunia pendidikan. Apakah dunia pendidikan sudah memberikan pengaruh besar pada SDM di Indonesia? Jika tidak, apa yang harus kita lakukan. Sebagai warga negara indonesia terutama para pemuda indonesia, kita harus ikut berkolaborasi dalam mewujudkan tujuan dari peran dunia pendidikan. Dimana peran dunia pendidikan ini adalah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang berpendidikan dan berkualitas yang mampu bersaing secara global namun tetap berjiwa lokal. 

        Peranan dunia pendidikan yang berlaku dan diterapkan selama ini seakan tidak pernah menunjukkan kemajuannya. Dimana sudah ada sebuah sistem terjadwal yang mengharuskan para siswa mengikuti semua mata pelajaran yang bahkan mereka sendiri tidak mengetahui fungsi dan tujuan dari pembelajaran tersebut. Dengan tujuan mendapatkan Ijazah mereka harus patuh dan tunduk akan semua peraturan yang sudah ditetapkan. Padahal, Pendidikan adalah sebuah proses dimana seseorang dididik agar dapat memiliki kualitas moral dan keahlian yang nantinya akan berguna bagi kemajuan negara ini yang tentunya akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Kenapa harus belajar pelajaran Ekonomi jika pada akhirnya aku akan masuk sekolah kesehatan?” mungkin pertanyaan seperti inilah yang sering muncul dibenak para pelajar selama ini. 

        Akibat sistem pendidikan yang seperti ini banyak siswa yang kebingungan dan tidak bisa menentukan cita-cita mereka ke depannya. Contohnya, Saat mereka belajar Bahasa Inggris mungkin diantara para siswa itu ada yang berpikir ingin menjadi seorang penerjemah tetapi saat siswa itu mengikuti pelajaran Geografi mungkin saja dia akan tertarik untuk menjadi seorang peneliti yang ahli dalam ilmu kebumian tersebut. Kemungkinan seperti inilah yang menyebabkan sebagian besar diantara mereka baru mengenali bakat dan minat mereka saat duduk di bangku SMA. Bahkan lebih parahnya, ada yang baru menentukan profesi yang diinginkannya saat mendekati waktu pendaftaran kuliah. 

        Hal seperti inilah yang pernah saya alami. Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar saya harus mempelajari mata pelajaran yang tidak ada hubungannya dengan cita-cita saya menjadi perawat. Jenjang pendidikan yang memfokuskan pada minat dan bakat sebenarnya hanyalah jenjang pendidikan terakhir yaitu Perguruan Tinggi. Kenapa saya hanya menyebut Perguruan Tinggi dan tidak menyebutkan SMK? Itu karena saat memasuki jenjang perkuliahan, tidak semua siswa SMK akan mengambil jurusan yang sama dengan jurusan yang dipelajarinya sewaktu SMK. Tentu hal ini akan sangat mempengaruhi potensi dari siswa tersebut. Hal inilah yang menyebabkan potensi dari sumber daya manusia di Indonesia dapat dikatakan tidak berkualitas. 

        Untuk mengatasinya, sistem pendidikan seharusnya dirubah. Tetapi yang dapat kita lihat sekarang ini bukan sistem pendidikannya yang dirubah tetapi kurikulumnya yang dirubah. Kenapa KTSP 2006 yang menurut saya sudah baik harus dirubah dan digantikan dengan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 ini sangat menekankan kepada kemandirian para peserta didik untuk memahami pelajaran. Tetapi apakah perubahan kurikulum yang diterapkan secara tiba-tiba ini bisa diterima oleh seluruh peserta didik di Indonesia. Jika dilihat dari faktor usia saja, mungkinkah seorang anak kelas 1 SD mampu untuk belajar mandiri tanpa bimbingan seorang guru?. Lalu apa gunanya guru? Kenapa saat guru sudah tidak terlalu terbebani dengan mengajar, masih ada saja program sertifikasi guru? Bukankah lebih baik jika dana tersebut digunakan untuk membiayai pendidikan anak-anak yang kurang mampu. Jika saja saya memiliki kewenangan dalam hal ini saya tidak akan mengganti kurikulum yang lama dengan yang baru tetapi mengembangkan dan berupaya untuk menyempurnakan kurikulum yang sudah ada. 

        Sistem pendidikan yang seharusnya diterapkan di Negara Indonesia adalah sebuah sistem pendidikan yang lebih menekankan kepada potensi yang dimiliki oleh para peserta didik sehingga potensi yang dimiliki mereka akan berkembang secara optimal. Namun tetap tidak membatasi pengetahuan mereka akan pendidikan karakter, moral, etika dan rasa cinta tanah air. Sistem pendidikan seperti ini sudah diterapkan di sebuah negara yang dijuluki negeri tirai bambu yaitu Cina. Sistem pendidikan yang diterapkan di Cina antara lain sangat memperhatikan keseimbangan antara aktivitas otak dan aktivitas fisik dengan memberikan porsi yang cukup besar untuk pendidikan jasmani dan pelajaran seni, pendidikan karakter untuk melatih tingkah laku pribadi dan keterampilan hidup sehari-hari dengan sikap dan tanggung jawab sebagai anggota sosial masyarakat dan serta rasa cinta air, jumlah mata pelajaran yang diberikan relevan dan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari serta disesuaikan dengan kemampuan kognitif siswa, syarat kelulusan tidak ditentukan dengan ujian khusus seperti Ujian Nasional, meningkatkan daya kreativitas dan inovasi siswa untuk mengaplikasikan teori dalam kehidupan nyata dan pengabdian kepada negara melalui Integrated Practicum yang terdiri dari Pendidikan Ketrampilan dan Pengabdian Sosial Masyarakat (Fatimaningrum, 2012). 

        Sistem pendidikan seperti itulah yang seharusnya menjadi pedoman dan acuan untuk negara Indonesia. Selain menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, untuk meningkatkan kualitas SDM juga dibutuhkan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. Salah satunya adalah peran pemuda sebagai pelajar. Sebagai seorang yang memerlukan pendidikan, seorang pelajar seharusnya sadar akan kewajibannya untuk belajar. Sebisa mungkin pendidikan itu dimanfaatkan agar dapat berguna bagi masa depan dan untuk meningkatkan kualitas dirinya. 

        Selain itu, para pemuda Indonesia bukan hanya berperan sebagai pelajar atau peserta didik saja. Para pemuda Indonesia juga memegang peranan penting lainnya yaitu sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional. Peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral diwujudkan dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental-spiritual dan meningkatkan kesadaran hukum. Sebagai kontrol sosial diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas tanggungjawab, hak dan kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum, meningkatkan partisipasi dalam perumusan kebijakan publik, menjamin transparansi dan akuntabilitas publik, dan memberikan kemudahan akses informasi. Sebagai agen perubahan diwujudkan dengan mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi, sumberdaya ekonomi, kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni, dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan, serta kepemimpinan dan kepeloporan pemuda (Academia.edu/Peran Penting Generasi Muda).

        Namun apa yang kita saksikan sekarang ini tidak mencerminkan itu semua. Kapan Negara ini akan maju jika tidak ada satupun pihak yang peduli. Janganlah kita mempertanyakan kinerja seorang presiden, seorang petinggi negara atau seorang pejabat pemerintah. Kenapa mempertanyakan hal yang tidak pernah kita pertanyakan pada diri kita sendiri?. Sebagai kaum Pemuda, bukankah kita adalah bibit-bibit Negara yang akan memimpin dan mengelola Negara ini kedepannya?. 

        Hanya dengan menumbuhkan kesadaran diri sendiri dan memulainya dari diri sendirilah yang perlahan-lahan akan mampu mengubah kondisi negara kita saat ini. Dengan adanya kolaborasi pemuda dan peranan dunia pendidikan yang berkualitas maka bukanlah tidak mungkin Indonesia akan mempunyai Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing dan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Rabu, 04 Mei 2016

KIAT SUKSES ALA PELAJAR

         Siapa sih yang nggak pengen sukses? Semua orang pasti menginginkan kesuksesan. Kesuksesan dalam bidang atau hal apapun yang diinginkan. Tapi dalam meraih kesuksesan banyak halangan dan rintangan yang selalu datang menghadang. Iya dong, sekarang itu nggak ada lagi yang namanya gratisan. Kalo nggak berusaha mana mungkin bisa sukses gitu aja. Iya kan?. Ada pepatah yang mengatakan bahwa kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda. Itu artinya setiap kali kita mengalami suatu kegagalan maka kesuksesan itu semakin dekat dengan kita. Kita sebagai pelajar juga butuh yang namanya kesuksesan. Kesuksesan dapat nilai tinggi, dapat teman yang perhatian, dapat nilai raport yang memuaskan dan dapat uang jajan lebih. Yah, walaupun pelajar itu nggak butuh-butuh amat sama yang namanya petunjuk menuju sukses dalam masa depan tapi pelajar itu butuh yang namanya motivasi dan kiat-kiat sukses yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 


Nah, untuk postingan gue kali ini. Gue akan share kiat sukses ala pelajar yang diberikan langsung oleh para tokoh-tokoh ternama di dunia. Langsung aja, Ini dia...
1.     William James
“Ketika Anda harus memilih dan anda tidak memilih, itu sendiri sudah pilihan”.

2.    Sally Berger
“Rahasia meraih kemajuan adalah dengan memulainya”.

3.    Golda Meir
“Saya harus mengatur waktu, bukan diatur olehnya”.

4.    Belva Davis
“IMPIAN. Janganlah takut akan ruang antara impian-impian Anda dengan realita. Kalau Anda bisa mengimpikannya maka Anda bisa menjadikannya realita”.

5.    Samuel Butien
“Janganlah belajar untuk berbuat, melainkan belajarlah sambil berbuat. Biarlah kejatuhan-kejatuhan Anda bukan di tanah yang telah disiapkan. Melainkan, biarlah kejatuhan-kejatuhan Anda itu bona fide di dunia nyata dengan segala tantangannya”.

6.    F.W. Nichol
“Kalau anda gali akar makna kata Sukses itu. Akan anda temukan bahwa kata itu hanyalah berarti menindak-lanjuti”.

7.    Abraham Lincoln
“Segalanya bisa datang kepada mereka yang mau menunggu, tetap hanya hal-hal yang ditinggakan oleh mereka-mereka yang bergegas”.

8.    Samuel Johnson
“Singkirkanlah sikap Tidak Bisa dari pikiran Anda”.

9.    Ralph Waldo Emerson
“Kepercayaan diri adalah rahasia sukses yang pertama”.

10. Francois de Salignac de la Mothe-Fenelon
“Semakin banyak yang Anda katakan semakin sedikit yang diingat orang. Semakin sedikit kata-kata maka semakin besarlah keuntungan”.

11.  No Name
“Kemujuran artinya perjumpaan kebetulan antara kesiapan dengan peluang”.

12. Miguel de Cervantes
“Lambatlah berbicara dan cepatlah melihat”.

13. Matthew Henry
“Mereka-mereka yang paling banyak mengeluh itulah yang paling banyak dikeluhkan”.

14. Alexander Graham Bell
“Satu-satunya perbedaan antara sukses dengan kegagalan adalah kemampuan untuk mengambil tindakan”.

15. Samuel Johnson
“Kalau Anda menganggur janganlah menyendiri, kalau Anda menyendiri janganlah menganggur”.

16. Ludwig Wittgenstein
“Berpuas diri dengan prestasi yang sudah diraih itu adalah sama berbahayanya seperti beristirahat ketika Anda berjalan di salju. Anda bisa-bisa tertidur dan mati dalam tidur Anda”.

17. Elbert Hubbard
“Orang-orang yang tidak pernah bekerja lebih daripada yang dibayar, tidak pernah dibayar lebih daripada yang mereka kerjakan”.

18. H.J. Foreman
“Masa sekarang selalu ditentukan oleh masa lalu, dan kita selalu bebas menentukan masa depan”.

19. Chester O. Fischer
“Masa depan yang kita pelajari dan kita rencanakan itu dimulai hari ini”.

20.Albert Einstein
“Yang penting adalah tidak berhenti mempertanyakan”.

21. Theodore Roosevell
“Perbuatlah semampu Anda dengan apa yang Anda punyai dimana Anda berada”.

22.T.S. Eliot
“Hanya mereka-mereka yang berani mengambil resiko melangkah terlalu jauhlah yang bisa mengetahui seberapa jauh ia sanggup melangkah”.

23.Benjamin Franklin
“Ada tempat untuk segalanya, segalanya pada tempatnya”.

24.Wayne Gretzky
“Anda meleset 100% untuk tembakan yang tidak pernah Anda lakukan”.

25.Paus Yohanes XXIII
“Janganlah pedulikan ketakutan Anda, melainkan pengharapan serta impian Anda. Janganlah memikirkan frustasi Anda, melainkan potensi Anda yang belum terpenuhi. Janganlah memusingkan apa yang telah Anda coba tetapi gagal, melainkan apa yang masih mungkin Anda perbuat”.

26.Sara Jeanette Duncan
“Seseorang kehilangan banyak tawa karena tidak menertawakan diri sendiri”.


          Nah itu dia kiat-kiat sukses yang bisa gue share hari ini. Masih ada banyak sih, cuman gue udah males dan udah capek juga ngetiknya. Untuk itu gue mengharapkan kepada para teman-teman pelajar semua, kiat-kiat yang gue share ini bukan hanya sekedar dibaca yah guys tapi juga dihayati baik-baik dan jangan lupa untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Biar gue nggak rugi udah capek-capek ngetiknya, hehe maksudnya biar apa yang gue ketik ini ada manfaatnya buat kita semua. Salam Pelajar Indonesia.!

Jumat, 18 September 2015

CARA TEPAT MENGATASI STRESS

Hai Semuaa,, udah sekitar tiga minggu nih gue nggak sempat nge-post. Maaf ya.. gue yakin teman-teman pasti udah kangen banget amat gue. Bener kan? Udah deh nggak usah bohong *Kepedean. Untuk melepas kerinduan dan memenuhi kekosongan dalam blog gue yang udah terjadi hampir tiga pekan ini, gue akan posting tiga judul sekaligus hari ini. Okay, ini dia postingan pertama hari ini. Kali ini kita akan mengupas tuntas lebih jauh tentang cara tepat mengatasi stress.

Berbicara mengenai stress, tentu bukan hal yang asing lagi di telinga kita. Istilah ini merupakan istilah yang sangat familiar yang sering digunakan untuk menggambarkan salah satu tindak psikologi yang melibatkan jiwa dan perasaan seseorang. Mungkin nggak perlu lagi dijelaskan panjang lebar ya. Gue yakin banget teman-teman pasti udah tahu dan ngerti banget soal ini.
Mungkin masalah psikologi yang satu ini adalah salah satu penyakit yang sering banget timbul dikalangan para remaja terutama kaum pelajar. Entah itu dikarenakan oleh masalah keluarga, masalah keuangan, masalah tugas sekolah/kampus, masalah teman dan bahkan masalah pacar.
Nah, berhubung gue juga sering banget kena penyakit yang satu ini, gue punya beberapa cara yang selalu berhasil dan ampuh banget mengatasi stress yang gue alamin. Stress yang sering gue alamin ini bukan karena masalah pacar *Iyalah gue kan jomblo, tapi lebih sering ke masalah keuangan, masalah teman dan parahnya lagi masalah keluarga. Gue selalu merasa kalau gue itu adalah orang yang paling menderita. Hampir setiap hari gue nangis hanya karena beberapa masalah yang sangat sepele. Mengenai masalah ini, gue nggak pernah curhat sama siapa-siapa. Bukan karena gue nggak percaya sama orang lain tapi karena gue yakin masalah yang gue alamin ini adalah masalah kecil yang bahkan nggak butuh penyelesaian. Tapi yang gue alamin kan nggak akan sama rasanya sama yang gue ceritain. Mungkin hal sepele tapi buat gue itu adalah masalah besar yang bikin gue stress dan nangis semalaman.
Sedikit gue ceritain tentang masalah sepele yang selalu bikin gue stress. Gue itu adalah orang yang sangat peduli dengan lingkungan sekitar gue. Entah itu lingkungan rumah atau lingkungan sekolah/kampus. Pokoknya tempat-tempat yang selalu ada di sekitar gue. Gue selalu berusaha untuk membuat lingkungan sekitar gue itu jadi senyaman mungkin dan bikin gue betah. Tapi sayangnya tiap kali gue berusaha untuk bersih-bersih sebersih mungkin selalu aja ada yang kotorin. Gue bersihin lagi dan dikotorin lagi.
Gue bingung sama diri gue sendiri kenapa sih gue harus peduli? Karena gue perduli akhirnya malah bikin gue rugi sendiri. Tiap hari bersih-bersih tapi percuma. Pas gue udah berusaha untuk sebersih mungkin tapi linkungannya nggak bersih-bersih juga akhirnya gue jadi stress sendiri dan nangis di kamar. Gue jadi mikir gini “kalo aja gue nggak peduli, jadi apa kondisi dalam rumah gue?.” Saking banyaknya orang dalam rumah tapi nggak ada satupun yang peduli. Hal yang sangat sepele ini selalu bikin gue stress.
Tapi setelah gue merenungi semuanya sambil nangis dalam kamar, gue akhirnya berusaha untuk nanganin stress berlebih yang gue alamin ini dengan beberapa cara berikut.

Berikut ini cara tepat mengatasi stress.
1. Curhat
          Setiap kali kita punya masalah, pasti yang akan terlintas di benak kita itu adalah nyari seseorang untuk diajakin curhat. Paling bagus kalau curhatnya sama Orang Tua. Biasanya pikiran dan perasaan kita itu akan terasa tenang dan Ploong saat semua yang kita rasakan kita ceritakan pada seseorang apalagi kalau dapat komentar dan dapat saran mendukung.

2. Menulis
          Saat masalah yang kalian alamin nggak bisa kalian ceritain sama seseorang, cara yang paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan menulis. Kalian bisa nulis semua yang hal yang kalian alamin dan semua yang kalian rasain. Entah itu ditulis dalam bentuk status di media sosial, curhatan di buku diary atau nulis di dalam blog. Fungsi dari nulis ini juga sama kok kayak curhat. Seketika kalian akan merasa Ploong setelah menulis semuanya. Sayangnya kalian nggak akan dapat komentar ataupun saran *Iyalah masa sih ada buku yang bisa ngomong.

3. Tidur
          Tidur adalah cara yang paling cepat dan tepat untuk mengatasi stress. Kenapa? Karena biasanya setelah bangun tidur masalah yang bikin kita stress itu sekejap akan terlupakan dan terkadang ketika kita memikirkan suatu hal saat kita mau tidur, masalah itu akan terbawa dalam mimpi dan membuat kita untuk mencari penyelesaiannya. Siapa tahu aja pas kalian lagi stress masalah uang dan kepikiran saat tidur, ehh taunya pas bangun udah ada segepok uang di depan mata *Wuaahhh.

4. Karaoke
          Stress itu bukan akhir dari segalanya. Hanya karena kita sering stress kita jadi berpikir untuk mengakhiri hidup secepat mungkin. Gimana jadinya ya kalau mati itu nggak sakit? Mungkin orang-orang yang stress udah pada berlomba-lomba untuk bunuh diri. Gue juga pernah kepikiran untuk bunuh diri. Tapi saat pikiran-pikiran seperti ini mulai menghantui gue, gue langsung masuk dalam kamar dan ngunci pintu. Abis itu gue puter lagu di speaker dengan volume maks dan langsung nyanyi-nyanyi sambil teriak-teriak. Lagu yang paling pas itu lagunya Agnes Mo yang judulnya Matahariku. Bagian reef-nya itu adalah puncak dari penyelesaian masalah gue *WUAAHAHAHA.

5. Mandi
          Menyegarkan diri dengan mandi juga akan sangat membantu untuk mengatasi stress. Apalagi kalau mandi sambil karaoke. Udah segar, asik lagi.

6. Liburan
          Saat pikiran dan perasaan lagi jalan-jalan kesana kemari, itu adalah saat yang paling tepat untuk membawa kalian liburan. Bukan sekedar liburan dalam rumah aja atau hanya berkunjung ke rumah seseorang tapi liburan ke taman bermain, taman hiburan, wisata air atau ke kebun binatang. Biasanya tempat-tempat seperti itu menyajikan beberapa wahana yang akan sangat menghibur kalian. Kalo gue sih paling seneng ke wisata air. Karena di dalam air kalian nggak akan kepikiran masalah kalian lagi. Mungkin kalo gue Putri Duyung gue akan pergi liburan ke wisata darat kali ya?... Hahaha,,,

7. Menonton
          Kalau keuangan kalian lagi menipis dan nggak memungkinkan untuk pergi liburan, ada baiknya kalian memanfaatkan fasilitas seadanya aja. Fasilitas yang biasanya selalu ada dalam rumah, contohnya TV. Kalian bisa nonton chanel-chanel yang biasanya menyiarkan acara-acara atau film komedi. Kalo acara atau filmnya lagi nggak tayang kalian bisa membuka salah satu website internet untuk streaming. Kalo urusan streaming sih gue sering banget nonton videonya Kevin Anggara. Si Kevin Anggara ini jago banget bikin video-video lucu yang menghibur dan ngakak abis. Gue jamin deh stress kalian akan hilang seketika. Tapi mungkin agak mahal kalau streaming. Yah, beruntunglah anak-anak yang punya jaringan wi-fi di rumahnya. Yang nggak punya sabar yahh... *gue juga nggak punya kok.

8. Cari kesibukan
          Saat pikiran kita lagi terfokus pada suatu masalah, ada baiknya kita mencari sebuah kesibukan. Kesibukan apa aja yang penting positif dan nggak nambah-nambah beban pikiran. Contohnya Online di media sosial, bantuin mama masak, jaga adek, bantuin temen ngerjain tugas, ngajarin hewan, bersih-bersih, blogwalking buat bloggers atau bikin sesuatu kayak origami, papercraft, boneka dari kain flanel, bikin kue juga bisa. Semakin banyak kesibukan yang kita lakukan semakin cepat kita melupakan stress yang kita alamin.

          Mungkin cuman segitu aja yang gue tahu. Yah semoga aja sedikit pengetahuan gue ini akan sangat membantu kalian untuk mengatasi stress. Kalo kalian merasa punya tips lain, silahkan tinggalkan komentar kalian di bawah ini. Gue akan re-post dan nambahin tips dari kalian itu. Sekali lagi gue ingetin ya, Stres itu bukan akhir dari segalanya. Saat kalian lagi ngalamin stress berat ada baiknya kalian coba beberapa tips di atas dan jangan pernah mikirin hal-hal negatif yang nantinya akan merugikan diri kalian sendiri. Hidup ini masih panjang. Masih banyak hal yang harus kalian jalanin kedepannya. Perbaiki hari ini untuk menuju masa depan yang lebih baik. Ok Guys!

Senin, 24 Agustus 2015

CARA MENGATASI KEBIASAAN TERLAMBAT

Kebiasaan adalah sebuah pola kegiatan yang berlangsung secara terus menerus dalam waktu yang cukup lama. Seseorang biasanya tidak akan mudah lepas dari kebiasaan yang sudah sangat sering dilakukannya. Bahkan untuk seorang yang penderita amnesia juga tidak akan lepas dari kebiasaannya.
Nah, dalam postingan gue kali ini, akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi salah satu jenis kebiasaan yaitu terlambat. Mengingat hal ini juga merupakan salah satu kebiasaan gue, gue akan menceritakan bagaimana kasus ini berlangsung dalam kehidupan gue.

Gue itu adalah salah seorang siswa dengan julukan langganan terlambat. Tentu saja, karena gue sering banget terlambat. Dalam seminggu gue bisa datang terlambat minimal tiga kali dengan jumlah maksimal enam kali alias setiap hari sekolah. Bukan karena jarak rumah gue yang jauh tapi karena kebiasaan tidur kesiangan yang gue pelihara semenjak gue masih di sekolah dasar.
Pengalaman terburuk dalam sejarah keterlambatan gue adalah saat gue terlambat di hari senin pas upacara terakhir kelas XII. Waktu itu gue datang sekitar setengah delapan. Upacaranya udah dimulai sejak jam 06.45 daerah setempat. Waktu itu gue udah pake setelan almamater gue dan bawa topi yang biasa gue tinggalin di rumah karena gue tahu gue pasti akan terlambat lagi. Tapi hari itu gue bawa semua perlengkapan dapur gue.. ehh maksudnya perlengkapan upacara. Tapi semua yang gue bawa itu akhirnya sia-sia. Gue terlambat ikut upacara terakhir bukan karena jalanan macet tapi karena kebiasaan buruk gue itu. Akhirnya gue baris di di depan ruang kepala bagian kesiswaan. Waktu itu kita para pasukan terlambat dihadapkan pada matahari pagi yang silaunya luar biadab. Kebetulan kelas XII yang terlambat waktu itu bareng gue ada sekitar 10 orang.
Dari tempat kita berbaris kedengaran tuh puisi yang di baca bersamaan dengan iringan piano yang teman gue bacain. Bukannya nangis, gue malah ketawa. Suaranya emang kedengaran tapi nggak jelas. Bayangin aja deh ada orang yang nangis lebat gara-gara puisi yang nggak kedengaran jelas *dari tempat gue sih. Gue cuman bisa bernafas pasrah karena gue nggak bisa rasain gimana rasanya upacara terakhir di masa terakhir gue di SMA.
Semua teman-teman gue mungkin berharap supaya upacara terakhir waktu itu berlangsung lama, mengingat moment itu jadi moment terakhir di lapangan upacara. Tapi gue nggak punya harapan kayak gitu. Mungkin gue adalah satu-satunya siswa yang berharap upacara waktu itu berlangsung dengan mode super fast and furious. Kenapa? Karena gue berurusan dengan teriknya matahari yang mencabik-cabik kulit gue. Belum lagi gue baris di barisan yang paling depan. Akhirnya baju seragam setelan yang nggak sempat gue setrika itu udah bau setrikaan karena terjemur bareng pemiliknya sampai sekitar jam 08.30 waktu setempat. Bukan cuman itu aja, kita disuruh angkat tangan sambil berdiri. Angkat tangannya bukan keatas tapi ke depan. Udah panas, capek lagi. Coba deh kalian angkat tangan kalian ke depan. Nggak usah lama kayak penderitaan gue waktu itu. Minimal 45 detik aja. Kalian pasti bakalan rasain setidaknya 2/100 penderitaan gue waktu itu.
Pas upacara selesai gue langsung sujud syukur kepada pemimpin upacara yang udah membubarkan barisan. Mungkin kalo upacaranya selesai jam sembilan gue bukan sujud syukur lagi di depan dia tapi tersungkur ngesot-ngesot di depan dia. *hahaha.. nggak mungkin lah. Tapi mungkin aja kan?.
Begitulah kisah yang pernah terjadi dalam perjalanan hidup gue 17 tahun hidup di dunia.
Setelah mengalami kejadian terburuk itu gue berusaha untuk mengatasi kebiasaan gue dengan cara-cara berikut ini yang originale dan gue banget.
1. Tidur Tepat Waktu
          Menurut standar kesehatan yang gue nggak tahu siapa yang buat mengatakan bahwa tidur itu sebaiknya dari pukul 10 malam sampai pukul 05 pagi. Gue sarankan kalian pasang alarm di HP kalian atau di jam waker kalian tepat pukul 10 malam. Untuk urusan bangunnya, yah kalian kira-kira aja dalam mimpi.

2. Mandi Tepat Waktu
          Untuk urusan mandi, kalian juga harus mandi tepat waktu. Usahakan mandi seminimalnya satu jam sebelum kalian berangkat. Kenapa langkah ini gue masukin karena gue mandi setengah jam sebelum berangkat. Karena pas gue bangun gue langsung buka semua akun sosial media gue dulu. Tapi kalian jangan ikut-ikutan gue ya.

3. Selesai Mandi Tepat Waktu
          Kalo kalian menerapkan sistem gue, sebaiknya kalian mandinya mandi bebek aja. Jangan luluran dan jangan scrubbing di dalam kamar mandi. Jangan showeran karena itu akan memakan waktu yang cukup lama dan satu hal yang terpenting jangan cuci baju kalian yang kalian kenakan semalam karena mungkin akan memakan waktu setidaknya satu jam apalagi kalo kalian masih sempat meluangkan waktu untuk karaoke di kamar mandi.

4. Ganti Baju Tepat Waktu
          Yang ini nggak usah gue jelasin yah. Gue lagi capek nih ngetiknya. Kalian juga pasti tahu.

5. Gunakan Transportasi yang Tepat
          Kalau kalian akan berangkat saat waktunya udah mepet banget sebaiknya jangan menggunakan bajaj, sepeda apalagi gerobak. Tapi gunakanlah motor bukan sepeda motor ya. Karena dengan menggunakan motor nanti kalian akan mudah nyelip-nyelipnya.

6. Pilih Jalan yang Rawan Macet
          Biasanya kalo udah di jam-jam sibuk. Para oknum yang suka terlambat pasti akan memilih jalan yang biasanya nggak macet. Nah, manfaatkanlah peluang ini karena dengan begitu jalanan yang rawan macet akan kekurangan kuota kenderaan. Dengan begitu kalian bisa lewat jalan tersebut dan bisa ngebut biar sampai tepat waktu.

          Itu adalah beberapa tips dari gue. Dengan menerapkan beberapa tips diatas gue yakin kalian nggak bakalan terlambat lagi. Dan ingat ya! Walaupun dalam kondisi yang udah mepet banget dan memaksa kalian untuk ngebut selalu gunakan helm dan pastikan sabuk pengaman kalian terpasang dengan benar. Dengan begitu walaupun kalian akan mengalami kecelakaan, setidaknya masih ada beberapa bagian dari tubuh kalian yang selamat *jangan dimasukin hati ya. Bercanda. Jangan ada yang COPAS ya.. Hargailah karya seseorang. Sebagai sesama blogger sebaiknya kita menjunjung tinggi hak dan kewajiban yang ada. Terima Kasih.

Senin, 10 Agustus 2015

TIPS MEMBUAT PRESENTASI YANG UNIK DAN MENARIK

Alhamdulillah yah.. *ehh udah kayak tante syahrini gue. Sebelumnya ucapan syukur harus dipanjatkan kan. Bukan panjat pinang lho.. tapi ucapan syukur yang senantiasa selalu gue panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang udah memberikan gue otak kecil yang bergua ini. Karena kalo bukan karena kehendak dan  kuasanyalah gue nggak bisa nulis postingan kedua gue yang judulnya TIPS MEMBUAT PRESENTASI YANG UNIK DAN MENARIK.

 Sebelum gue ngebahas tentang cara membuat presentasi yang unik. Sebelumnya gue mau curhat dulu nihh.. berhubung yang sering dapat tugas presentasi itu anak kuliahan dan sekarang gue udah jadi anak kuliahan, kalian nggak perlu ragu lagi untuk pake metode gue ini. Gue pake metode ini udah lumayan lama. Dari kelas 1 SD gue udah dapet tugas buat bikin presentasi.. (Becanda woyy) gak mungkin lah anak kelas 1 SD dikasih tugas buat presentasi. Gue dapet tugas presentasi semenjak gue kelas 2 SMP. Mungkin buat anak holang kaya yang sekolahnya disekolah Internasional udah dapet tugas gini semanjak kelas 1 SMP atau bahkan waktu masih SD *Kasian banget ya mereka. Yyahh tapi gue kan orang biasa yang ekonominya pas-pasan yang bisanya cuman sekolah di sekolah biasa aja. Tapi nggak apa-apalah pengetahuan yang didapet juga pasti sama kan. Pasti juga ujung-ujungnya ada matematika, fisika dan Duo kwek-kwek kembarannya. Iya kan!.
 Sebenarnya bikin sesuatu jadi menarik itu dasarnya cuman satu, yaitu pengalaman. Ingat guru terbaik itu adalah pengalaman. Semakin banyak pengalaman yang kamu dapat kamu juga akan terlatih membuat sesuatu itu menjadi baik dan lebih baik lagi. Tapi kalo tugasnya udah harus dikumpul besok kalian nggak mungkin kan cari pengalaman dulu. Maka dari itu sekarang gue mau berbagi tips buat kalian. Berdasarkan pengalaman gue dalam berkarir didunia tugas sekolah. Mungkin udah banyak blog yang mengangkat tema seperti ini tapi ini asli metode gue sendiri *100% originale dan gue banget. 

Berikut ini gue share TIPS MEMBUAT PRESENTASI YANG UNIK DAN MENARIK.
1. Penampilan
      Yang pertama ini mungkin agak ngaco yaa. Kalian pasti bertanya-tanya apa hubungannya penampilan sama presentasi. Toh yang dinilai guru juga bukan penampilan tapi presentasi. Hal yang perlu kalian tahu adalah Penampilan juga ada hubungannya untuk mendukung presentasi kalian jadi unik dan menarik. Contohnya, karena kalian ingin presentasi kalian jadi unik dan menarik kalian juga harus berpakaian yang unik dan menarik. Kalian bisa pake baju aneh biar terkesan unik dan memakai pernak-pernik warna-warni yang bisa bikin kalian tampak menarik. *Eittss bukan kayak gitu juga maksudnya. Maksudnya kalian harus memakai pakaian rapi yang nantinya akan mendukung rasa percaya diri kalian. Sehingga kalian akan merasa nyaman dalam menampilkan presentasi kalian dan presentasi kalian akan terkesan menarik. Tapi pakaian rapi yang dimaksud bukan pakaian rapi yang biasa kalian pakai di pesta tapi pakaian sekolah yang udah disetrika biar kelilhatan rapi. Jangan sampe salah loh...

2. Tampilan Presentasi
          Tampilan presentasi sangat mendukung dan akan mempengaruhi presentasi kalian. Kalo menurut gue tampilan presentasi yang bagus itu adalah tampilan presentasi yang hanya mengusung satu tema. Misalnya nih,, gue kan suka banget tuh sama salah satu tokoh kartun jepang yang namanya Rilakkuma. Jadi tiap kali gue menyajikan presentasi gue, gue selalu pake background Rilakkuma disetiap slide nya. Karena kalo misalnya kalian bikin slide pertama backgroundnya Upin & Ipin, slide berikutnya Saun The Sheep, slide berikutnya lagi Masha & The Bear, terus slide berikutnya lagi Dora The Explorer. Nanti presentasi kalian bakalan terkesan acak-acakan dan udah kayak makanan gado-gado. Maka dari itu gue nyaranin kalian buat bikin tampilan presentasi yang punya satu tema aja. Kalo cuman satu tema kan bagus. Kalian jadi nggak perlu repot nyari gambar lain lagi dan presentasi kalian juga terkesan lebih rapi.

3. Isi Presentasi
       Okay.. setelah kalian udah punya lahan kosong buat nulis yang udah punya background satu tema. Udah tiba saatnya buat kalian untuk nulis isi presentasinya. Yang perlu diperhatikan dalam isi presentasi adalah NYAMBUNG!. Maksudnya kalo guru kalian nyuruh kalian bikin presentasi kimia kalian jangan bikin presentasi yang isinya matematika nanti yang ada kalian malah dikeluarin dari kelas atau lebih parahnya lagi diskorsing dari sekolah. Kalo kasusnya kayak gitu kan nggak nyambung. Jadi kalo guru kalian entah guru kalian itu laki atau cowok *ehh sama aja. Maksudnya walaupun guru kalian itu laki-laki atau perempuan kalian tetep harus bikin presentasi seperti yang mereka minta. Jangan membeda-bedakan gender dong. Kalian tahu kan berkat Ibu Kartini sekarang perempuan mempunyai hak yang sama dengan lelaki *apa hubungannya coba sama gender. Yang terpenting kalian harus bikin presentasi yang sesuai. Okay!!!

4. Design Tulisan
          Sama halnya dengan tampilan presentasi. Kalian juga harus menentukan satu  design tulisan. Misalnya nih, kalo kalian bikin isi presentasi di slide pertama pake tulisan Comic Sans MS maka di slide berikutnya kalian juga harus make tulisan yang sama. Hal ini berlaku untuk semua slidenya.

5. Animasi
          Biar pesentasi kalian jadi lebih menarik, gue saranin kalian untuk pake animasi. Entah itu berupa gambar animasi atau tulisan yang sengaja kalian buat bergerak kayak animasi. Di Ms. Power Point kan ada tuh menu biar tulisan kita jadi mirip animasi. Menunya ada di Menu Bar > Animations > Custom Animations. Nah gampang kan. Sebenarnya segala kemudahan itu udah disediakan untuk kita cuman kitanya aja yang nggak pernah memanfaatkan kemudahan itu atau bahkan malah menghiraukannya. Eeeaaa,,, udah kayak Om Mario gue.

6. Penutup
          Penutup juga nggak kalah pentingnya. Penutup disini bukan penutup saji makanan atau makanan penutup ya. Tapi kalimat penutup yang akan mengakhiri presentasi kalian. Ini adalah bagian termudah karena kalian hanya perlu nulis ucapan terima kasih atau buat kalian yang beragama islam bisa mengakhirinya dengan ucapan Wasalam dan buat kalian orang jepang bisa mengakhirinya dengan arigato, baut kalian yang holang china bisa mengakhirinya dengan xie xie, buat kalian yang satu bangsa sama alien, gue nggak tahu deh kalo bahasa alien. Pokoknya thanks giving lah... *aduh sok inggris lagi deh gue.

7. Senyum
     Dan yang paling terakhir adalah senyum. Usahakan kamu selalu mengakhiri presentasimu dengan senyuman. Tapi jangan senyum-senyum terus nanti dikira gila lagi. Cukup senyum aja. Dan senyumnya yang biasa-biasa aja nanti kalo senyumnya luar biasa dikira lagi senyum genit godain guru buat ngasih nilai 100.

Okay udah tahu kan cara-caranya. Praktekkan dan buktikan. Kalian akan sadar betapa hebatnya metode gue ini dibanding metode orang lain. Tapi yang dipraktekin yang benernya aja yah.. Semoga bisa dapet nilai 100 kayak gue selama ini. *nyengir kuda.